Selasa, 20 Desember 2011

Kelapa Sawit Jadi Unggulan Iptek

Selama ini potensi kelapa sawit cenderung digunakan utk mendukung industri berteknologi besar. Padahal, potensi lain dari kelapa sawit bisa dimanfaatkan utk keperluan di luar teknologi.Misalnya dari struktur batang, bisa menjadi balok kayu utk furnitur. Lalu, serabutnya bisa diolah dan dijadikan plastik yg ramah lingkungan. Temuan ini merupakan hasil pengembangan riset dari Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPSK). PPSK, yg terletak di Medan ini, telah ditetapkan oleh Menteri Riset dan Teknologi sebagai Pusat Unggulan Iptek dalam Keputusan Menristek Nomor 314/M/Kp/XII/2011.

"Pusat Unggulan Iptek ini merupakan strategi utk penguatan Sistem inovasi nasional (SINas)," ujar Menristek, Gusti Muhammad Hatta dalam Penandatanganan Master Plan Pengembangan Pusat Unggulan Iptek di BPPT, Jakarta, Senin, 19 Desember 2011.

Menurut Direktur PPKS, Wicaksana, sebagai pusat unggulan, pihaknya memfokuskan pada riset yg memberi nilai manfaat bagi masyarakat. Khususnya, bagi petani kelapa sawit. Beberapa program yg dijalankan terakomodasi dalam Prowita (Program Sawit utk Rakyat).

Yaitu, memberikan diskon 10 persen pembelian bibit sawit kepada petani sawit. Ada juga riset khusus yg melibatkan petani, maupun penelitian demografi.

"Kami juga telah menemukan varietas kelapa sawit baru hasil perkawinan yg punya kandungan Betakarotin 2000, akan kami kembangkan beberapa tahun ke depan," kata Wicaksana.

PPKS juga mengembangkan energi alternatif, yakni memanfaatkan kotoran sapi yg dikonversi menjadi gas utk kompor. "Di sekitar perkebunan, kita buat kandang sapi yg kita kelola, makanannya dari sekitar kelapa sawit, ada 120-an sapi di sini," ujar Wicak.

Menurutnya, pusat unggulan sawit ini bisa lebih dikembangkan utk pengembangan yg memberi manfaat kepada masyarakat. Ia bersama timnya juga siap memenuhi undangan utk memberikan pelatihan bagi patani sawit di seluruh Indonesia. PPKS ini merupakan anak perusahaan dari BUMN, PT Perkebunan Nusantara (PTPN).

sumber : vivanews.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar