Tampilkan postingan dengan label Berita Selebriti. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita Selebriti. Tampilkan semua postingan

Minggu, 13 Juni 2010

VIDEO PORNO ARIEL DIJUAL 400 RIBU DI MANADO

Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) miris dengan berkembang pesatnya peredaran video porno yang melibatkan tiga orang mirip tiga artis papan atas Indonesia, Ariel Peterpan, Luna Maya, dan Cut Tari. Berdasarkan pantauan Komnas PA menduga video tersebut sudah beredar di seluruh provinsi. Harga video esek-esek yang menampilkan adegan seks tersebut dijual beragam. Di Manado, satu keping VCD berisi adegan cabul tersebut dijual seharga Rp 400 ribu.

"Saya melihatnya di Manado hari Jumat lalu," ungkap Ketua Komnas Perlindungan Anak Aris Mendeka Sirait di kantornya, Jalan TB Simatupang, Jakarta. Menurut Aris, VCD porno tersebut dijual di Manado dengan menggunakan cover foto selebriti yang dikabarkan mirip artis-artis papan atas tersebut. Aris mengharapkan, para artis yang namanya dikaitkan dengan bintang dalam film cabul tersebut memberikan penjelasan kepada publik. Jika memang benar terbukti, artis yang telah menjadi idola generasi remaja itu, dengan rela mundur dari dunia keartisannya.

Perlu anda ketahui bahwa peredaran film tersebut tidak hanya terjadi di Tanah Air, bahkan sudah sampai ke negeri tetangga, Australia, Amerika hingga Eropa. Bahkan video tersebut jadi pokok bahasan seorang bintang film porno Amerika setelah Ariel Peterpan yang diplesetkan menjadi Ariel Peterporn menjadi trending topic twitter sejagat. (sumber : Vivanews)

Sabtu, 05 Juni 2010

Video Porno Luna Maya dan Ariel Peterpan

Video porno mirip wajah Luna Maya dan Ariel beredar di dunia maya. Bahkan di situs jejaring sosial Facebook, link-link yang mempertontonkan video mesum itu turut bikin geger. Kabar mengenai video porno mirip Luna-Ariel ini sebenarnya sudah beredar sejak Kamis (3/6/2010) malam via Twitter. Tidak lama kemudian video tersebut mulai bisa disaksikan melalui Facebook. Dalam video porno tersebut, pelaku yang mirip Luna-Ariel ini sedang melakukan adegan ranjang dengan mesra. Sang perempuan yang bertubuh langsing itu terlihat mempunyai ciri khusus berupa tato di pinggul kirinya dan tengah memakai gelang berwarna putih di lengan kanannya.

Selain video porno yang terpampang di Facebook, video serupa juga mulai beredar di beberapa forum online.Video Hot Adegan Seks Luna Maya dan Ariel Peterpan saat sedang ML di sebuah kamar hotel baru-baru ini beredar luas di Internet. Ada 2 versi video yang diduga mirip dengan luna maya dan ariel peterpan. Hingga kini, penyebaran video tersebut semakin luas hingga ada salah seorang user yang menguploadnya di status facebooknya.

Video syur Luna dan Ariel yang kontroversi, hingga kini keduanya belum memberikan keterangan terkait video hot yang diduga mereka berdua. Seperti kita tahu, artis cantik Luna Maya dan Ariel Peterpan sering terlihat mesra apalagi di iklan lux 2010, oleh karena itu, banyak komentar yang mengiyakan bahwa video tersebut memang Luna Maya dan Ariel Peterpan.

Menurut sejumlah orang yang sudah menonton video porno atau mendownload video porno luna maya dan ariel peterpan tersebut, keaslian video Luna Maya dan Ariel Peterpan terlihat saat mereka sedang melakukan hubungan intim layaknya pasangan suami istri. Berita terbaru "Video Porno Luna Maya dan Ariel Peterpan" sepertinya akan mengalahkan pamor Video Ufo di Kendari.

Apakah anda ingin mendownload video porno luna maya dan ariel peterpan? Silahkan anda cari sendiri he .. hee ..

Sabtu, 23 Januari 2010

Suster Keramas Didemo Perawat

Suster Keramas , Mungkin saat ini menjadi pembicaraan yang cukup hangat di masyarakat, namun jika anda tidak tahu atau tidak pernah mendengar hal tersebut, janganlah anda berpikir tentang suster yang lagi keramas. Yang saya maksud dengan Suster Keramas yaitu sebuah judul film yang mana salah satu bintang filmnya adalah bintang porno dari Jepang yaitu Rin Sakuragi. Film tersebut mengundang kontroversi di Indonesia, salah satu yang menolak keberadaan film tersebut yaitu Massa dari Himpunan Mahasiswa Keperawatan Sulawesi Selatan (Sulsel) yang berunjuk rasa di Makassar, Jumat (22/1/2010), menolak film Suster Keramas.

Mereka mendesak DPR segera merekomendasikan pencabutan izin edar film tersebut karena dinilai menampilkan adegan porno yang sangat mendiskreditkan profesi perawat. Sekitar 100 perawat dari berbagai perguruan tinggi di Makassar di hadapan anggota DPRD Sulsel meminta ketegasan agar film yang dibintangi artis dari Jepang, Rin Sakuragi, ditarik dari peredaran. Mereka juga meminta kepada Maxima Production, yang memproduksi film ini, menarik filmnya dan segera meminta maaf kepada publik, khususnya kepada lembaga profesi keperawatan yang merasa dilecehkan. Dunia perfilman di Tanah Air yang selayaknya dijadikan sarana pendidikan, hiburan, dan pendidikan sering dinodai ulah sutradara dalam menyusun suatu adegan dan pemberian judul. "Kami meminta kepada semua instansi pemerintah agar secepatnya melakukan tindakan dengan menarik film tersebut. Jika hal tersebut tidak dilakukan, kami akan melakukan sweeping di bioskop-bioskop dan toko-toko yang kemungkinan menjual compact disc (CD) film ini," ujarnya.

Lalu bagaimana dengan anda? Apakah anda termasuk pihak yang menolak keberadaan film tersebut atau pihak yang setuju atau malahan merupakan pihak yang penasaran dengan film tersebut dan mencari filmnya kemudian menonton di rumah anda sendiri. Terlepas dari itu semua, setiap manusia mempunyai hak untuk memilih jalan hidupnya sendiri-sendiri. Namun seyogyanya para produser film, hendaknyalah membuat sebuah film yang mengandung unsur-unsur edukasi bagi masyarakat, jangan hanya membuat film yang dikemas dengan bumbu – bumbu pornografi yang mementingkan hanya sisi komersialnya saja.

Jumat, 23 Oktober 2009

Ribuan Keping Film Miyabi Disita Petugas

bintang porno, maria ozawa, miyabi

VIVAnews - Satuan Industri dan Perdagangan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Metro Jaya menyita ribuan keping VCD dan DVD film porno. Termasuk di antaranya film yang dibintangi artis porno asal Jepang, Maria Ozawa alias Miyabi.

Penyitaan tersebut dilakukan di tiga lokasi terpisah pada Selasa malam, 20 Oktober 2009.

Di Jalan Kapuk Raya, Penjaringan, Jakarta Utara, polisi mengamankan 50 ribu keping film porno. Selain mengamankan barang bukti, polisi juga menahan dua orang tersangka bernama Susanto dan David. Di Taman Lokasari, Mangga Besar, Jakarta Barat, petugas juga menyita 1700 film porno, 2500 keping film bajakan dan 5000 keping CD musik bajakan. Seorang tersangka bernama Andre pun ditangkap. Di lokasi yang terakhir berada di Jalan Hayam Wuruk, depan Harco Glodok, Taman Sari, Jakarta Barat, polisi berhasil mengumpulkan 300 ribu keping film bajakan dan 150 ribu film porno impor dengan berbagai judul.

Seluruh tersangka telah ditahan dan dalam proses penyidikan. Mereka dijerat pasal 40 huruf C jo pasal 33 ayat (1) UU RI No 8 Tahun 1992 tentang Perfilman dan pasal 29 dan atau pasal 32 UU RI No 44 Tahun 2008 tentang Pornografi.

Kepolisian mensinyalir seluruh barang bukti film yang telah diamankan diproduksi secara massal dalam sebuah pabrik. "Pemiliknya diketahui bernama Ramlan Nugroho," kata Kadiv Humas Kepolisian Daerah Metro Jaya, Komisaris Besar Chryshnanda Dwi Laksana kepada wartawan, Rabu, 21 Oktober 2009.

Kamis, 24 September 2009

Kontroversi “Menculik Miyabi”

maria ozawa, miyabi,bintang porno,menculik,kontroversi,jepang

Maria ozawa alias miyabi ternyata membawa kontroversi di Indonesia, ketika ia diundang untuk membintangi sebuah film komedi yang berjudul "Menculik Miyabi". Miyabi sendiri rencananya akan ke Jakarta pertengahan Oktober 2009 guna syuting film berjudul "Menculik Miyabi". Kabarnya sang produser harus mengeluarkan dana yang cukup besar untuk membujuk Miyabi main film di Indonesia. Film produksi Maxima Picture yang konon tidak berbau porno ini ditargetkan keluar akhir 2009. Film yang ditulis radit tersebut menceritakan tentang tiga anak muda yang sedang membantu mencari hadiah untuk seorang perempuan. Kebetulan seorang bintang porno asal Jepang yang diperankan Maria Ozawa alias Miyabi baru membuka toko pakaian dalam di Indonesia. "Nah, tiba-tiba mereka menculik si pemilik tokonya untuk hadiah. Tapi dia juga dibingungkan bagaimana cara mengembalikan Miyabi tanpa ada tuduhan mereka lagi menculik.

Raditya Dika, sang penulis naskah film 'Menculik Miyabi' menjamin film yang akan digarapnya nanti tidak mengandung unsur seks. Radit mengaku film Miyabi total sebagai film komedi. Semua itu ia janjikan bukan lantaran adanya penolakan kedatangan bintang porno asal Jepang, Miyabi ke Indonesia. Kekasih penyanyi Sherina Munaf itu menegaskan kalau dirinya juga tak suka dengan film seks komedi yang marak dewasa ini. "Ini total komedi. Kebanyakan kita lihat sekarang film seks komedi, gue juga nggak suka seks komedi dan horor. Saya tidak mau cerita porno sama sekali," tegas Radit saat dihubungi detikhot via ponselnya, Jumat (18/9/2009). Bahkan Radit dengan tegas menjanjikan tak ada aksi pamer dada dan bokong di film Miyabi. "Nanti nggak perintah syut dada dan pantat (bokong-red)," tegasnya kembali. Cerita film 'Menculik Miyabi' yang sedang ditulis Radit bercerita tentang. Cerita itu yang akan ada adegan lucunya," cerita Radit. Meski demikian, Radit sadar dengan imej 'pemain porno' yang melekat di diri Miyabi. Makanya sebagai penulis cerita, Radit pun harus berhati-hati membuat alur ceritanya."Gue juga harus hati-hati biar ini jadi cerita total komedi dan nggak ada agedan seks atau porno," katanya.

Inilah beberapa keterangan dari pihak yang kontra terhadap kedatangan maria ozawa alias miyabi.


"Sebaiknya janganlah menggunakan bintang porno itu. Walaupun filmnya tidak porno tapi kan bintangnya porno. Kecuali kalau sudah berhenti jadi bintang porno," kata Ketua MUI Ma'ruf Amin saat dihubungi detikcom, Jumat (18/9/2009). Menurut Ma'ruf, meski film yang akan dibintangi Miyabi itu bukan film porno, tapi citra di masyarakat sudah terbentuk bahwa Miyabi adalah bintang porno. Masyarakat akan punya kesan kurang baik terhadap film tersebut.Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan ustad Yusuf Mansyur, sebelumnya, menyatakan menolak Miyabi masuk Indonesia untuk syuting film. Meski filmnya bukan film porno, imej Miyabi sebagai bintang film porno dinilai akan mencemarkan nama baik Indonesia.

Adapun beberapa keterangan dari pihak yang pro terhadap kedatangan maria ozawa alias miyabi.

Namun bagi aktivis perempuan Ninik Rahayu, 'impor' bintang film mestinya tidak akan menjadi masalah.


Menurut Ninik, meski Miyabi dikenal sebagai bintang porno, orang tidak boleh menstigmasi gadis cantik itu. "Kalau dia pemain porno, memangnya dia akan porno di mana saja?" tanya Ninik saat berbincang dengan detikcom, Jumat (18/9/2009). Perempuan yang menjabat sebagai Wakil Ketua Komnas Perempuan ini mengatakan, Miyabi harus tetap dihormati sebagai tamu di Indonesia. "Tetap harus dihormati, jangan karena dia bintang porno terus nggak dihormati," katanya. Pelarangan kedatangan baru boleh dilakukan jika Miyabi terbukti telah melakukan pelanggaran atau kejahatan tertentu. Selama itu tidak terbukti, aksi penolakan seharusnya tidak terjadi. "Kalau terbukti melanggar dan melakukan kejahatan, itu baru boleh," kata Ninik


Jupe mengaku belum mendengar rencana kedatangan bintang video porno tersebut. Namun menurut Jupe jika Miyabi tak lagi bermain film porno itu akan bagus baginya. "Malah bagus buat ganti imej dia. Ya pokoknya saya nggak masalah kalau dia mau main film di sini," tutur Jupe


Inilah salah satu pendapat dari seorang anggota dewan yaitu wakil ketua komisi X DPR Abdul Wahid.


"Kalau bertentangan dengan norma masyarakat, kita harus mempertimbangkan ulang. Tapi kalau memang nggak ya nggak papa. Semua kembali ke rasa masyarakat. Paradigma kita kan bukan paradigma mengatur," kata Wakil Ketua Komisi X DPR Abdul Wahid Hamid saat dihubungi detikcom, Jumat (18/9/2009). Dalam UU Perfilman yang belum lama ini disahkan, menurut Wahid, paradigma yang dipakai adalah film sebagai bentuk edukasi. Film-film yang dibuat tidak hanya untuk kepentingan industri, tetapi juga untuk pengembangan budaya, pendidikan, dan komunikasi masyarakat. Meski UU tersebut berpihak kepada dunia perfilman nasional namun juga tidak mengabaikan film luar negeri. UU itu bahkan mendorong agar para investor luar negeri menjadikan Indonesia sebagai target lokasi syuting. Selain itu kedatangan bintang film asing untuk bermain film di Indonesia juga diharapkan. "Tapi kalau ada hal-hal yang secara formal bertentangan, ya kita kembali ke paradigma UU Perfilman," ucap Wahid.


Ya itulah semua pendapat yang pro dan kontra terhadap kedatangan maria ozawa alias miyabi. Semua kembali kepada anda apakah termasuk pada pihak yang pro atau kontra.