Tampilkan postingan dengan label BlackBerry. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BlackBerry. Tampilkan semua postingan

Jumat, 28 Oktober 2011

BlackBerry Curve 9360 Apollo -Review

Desain BlackBerry Curve 9360 Apollo


BlackBerry Curve 9360, atau dikenal sebagai Apollo memiliki desain yang lebih indah dibanding pendahulunya. Salah satu faktor yang mendukungnya adalah lis logam yang membingkai tubuh handphone. Berukuran 19 x 61 x 11 mm dan berat 99 gram, handphone ini hadir dengan keyboard full qwerty, dan track pad untuk membantu navigasi. Port audi 3.5 mm dan tombol lock tersemat di sisi atas. Sedangkan pengatur volume suara, mute, dan shutter kamera di bagian kanan.


Untuk layar, Apollo dilengkapi layar TFT 16 juta warna berukuran 2,44 inchi. Sayang ia tidak mendukung touchscreen, karena seperti yang kita ketahui, lima model blackberry OS 7 yang sudah keluar lebih dulu kesemuanya dibekali layar sentuh. Layar Apollo juga yang tersempit dibanding saudara-saudaranya.

Selasa, 11 Oktober 2011

BlackBerry Torch 9860 - Review

Desain BlackBerry Torch 9860


Dibanding desain Storm yang bongsor, desain smartphone ini terlihat lebih singset dan seksi. Terasa pas dalam genggaman tangan. Mengikuti tradisi BlackBerry, casing berwarna hitam mengkilap dengan bahan metalik memberi kesan mewah lagi kokoh. Sekilas, konsep desainnya mengingatkan pada kebanyakan handphone Android dengan layar sentuh hampir memenuhi bodi drngan menyisakan sedikit tempat untuk tombol keras.


Kamis, 22 September 2011

BlackBerry Torch 9810 - Review

Desain BlackBerry Torch 9810


Torch adalah seri BlackBerry yang mengutilisasi desain qwerty slide dengan tambahan layar sentuh. Jadi ada banyak cara untuk menginput perintah, dan kesemuanya bekerja dengan sempurna. Dari kacamata desain, tidak ada perbedaan yang mencolok terhadap seri sebelumnya. Ukuran dan bobot yang dikandungnya juga sama. Perbedaan datang dari material plastik berlapis krom yang melapisi tubuhnya, dimana 9800 memakai plastik Glossy. Selain itu list silver kali ini ditiadakan. Dengan layar sentuh capacitive berukuran 3,2 inchi, mata dan jari kita termanjakan oleh kelapangan layar. Ditambah kedalaman 16 juta warna dengan resolusi 480 x 640 pixels, semakin nyamanlah kita dengannya. Tampilan menu terbagi menjadi 5 homescreen (All, Favorite, Media, Downloads, Frequent), yang bisa diganti dengan mengusap layar ke kanan/kiri. Torch 9810 dilengkapi lubang Jack headset 3,5 mm, tombol volume dan tombol kamera di sisi kanan, serta port MicroUSB untuk charger dan kabel data di samping kiri. Di bawah layar disematkan tombol Trackpad untuk akses menu, Call, End Call, Back dan Option (tombol logo Blackberry). Di bagian atas ada tombol pengunci layar.


Minggu, 04 September 2011

Review Ponsel BlackBerry 9500 Storm

Desain BlackBerry 9500 Storm


Benar-benar sudah tampil modis dan memperhatikan aspek lifestyle. Jauh dari desain BlackBerry seri awal, yang kaku dan kurang menarik. Desainnya mirip LG Viewty atau Samsung Omnia. Bagian muka sepenuhnya didominasi layar, dengan hanya menyisakan sedikit untuk penempatan tombol panggil dan tolak panggilan. BlackBerry mencoba bermain di ranah toucscreen dengan seri ini. Ketajaman dan ukuran layar tak usah diragukan lagi. Storm membawa inovasi yang dinamakan SurePress™, yang basic-nya adalah teknologi layar sentuh. Namun perbedaannya, Anda harus menekan ikon di layar untuk melakukan input command (termasuk mengetik pesan). Ketika ditekan, akan terasa layar bergoyang. Jangan khawatir, itu bukan karena layar yang rusak, tapi rancangannya memang seperti itu. Layar juga dibekali accelerometer, yang membuat posisi tampilan layar berubah sesuai posisi handset. Respon layar juga sangat bagus.


Review Ponsel BlackBerry 9530 Storm

Desain BlackBerry 9530 Storm


Secara fisik, Blackberry 9530 Storm ini memiliki bodi yang bongsor. Dimensinya 112 x 62 x 14.2 mm, dengan bobot 130 gram. Untuk mengakses layar sentuhnya, lebih mudah dilakukan dengan dua tangan. Tangan yang satu memegang handphone dan yang lain mengakses layar sentuhnya. Jenis layar sentuhnya adalah Capacitive, sehingga bantuan stylus pen tidak diperlukan lagi. Layarnya menggunakan teknologi TFT dengan kedalaman 65 ribu warna.


Review Ponsel BlackBerry Bold 9700 Onyx

Desain BlackBerry Bold 9700 Onyx


Dibandingkan dengan pendahulunya, tampilan Bold II alias Onyx memang sudah jauh lebih trendy. Selain bodynya yang lebih ramping, Bold II juga tidak terkesan kaku, dengan bobot yang juga lebih ringan. Meskipun, dari detil body dan material, sepertinya ponsel ini sedikit kehilangan sentuhan lux-nya sebagai ponsel kelas atas. Body yang lebih kecil juga membawa konsekuensi keypad qwerty yang lebih kecil dan lebih berdesakan. Meskipun masih terasa nyaman, karena tetap mengadopsi konsep keypad yang menonjol. Juga karena bahan keypad masih tetap lembut saat ditekan. Namun pembaruan pada tombolnavigasi, yang kini memakai trackpad, cukup membawa penyegaran.


Dimensi yang lebih kecil membuat layarnya juga lebih kecil dibanding pendahulunya. Bila Anda terbiasa menggunakan Bold, akan sedikit kurang nyaman ketika berpindah ke Bold II. Tampilan ikon menu juga ikut mengecil. Layarnya tetapmemakai jenis yang sama dengan Bold, layar TFT berkedalaman 65 ribu warna.


Review Ponsel BlackBerry 8520 Gemini

Desain Blackberry 8520 Gemini


Mengadopsi konsep baru yang belum ada pada perangkat Blackberry sebelum-sebelumnya. Pada jajaran keypad bagian tengah, yang biasanya ada track ball sebagai navigasi, pada Blackberry 8520 diganti dengan track pad. Track pad sendiri saat digunakan cukup sensitif dan terkesan lebih simpel dibanding track ball. Desain yang diusungnya tidak jauh berbeda dengan sebagian besar ponsel keluaran Blackberry, yakni Qwerty bar. Dimensinya adalah 109 x 60 x 13.9mm dan berat 106 gram. Ukuran layar ponsel ini 2,46 inch yang memuat 18 iconic menu. Pencahayaan layar bisa diatur sesuai selera.


Review Ponsel Blackberry Bold 9780 Onyx 2

Desain Blackberry Bold 9780 Onyx 2


Bisa dikatakan hampir tidak ada perbedaan mencolok yang terlihat antara desain Onyx 2 dengan Onyx. Mulai dari tata letak tombol, port hingga slot. Begitu juga dengan bahan yang digunakan pada bodinya, sama semua. Onyx 2 juga dibekali kekuatan layar yang seimbang dengan Onyx, yaitu TFT 480 x 360 pixels. Ukurannya pun sama, yaitu 2,4 inchi. Tapi tampilan user interface terlihat beda. Lantaran Onyx 2 sudah mengadopsi sistem operasi terbaru, yaitu BlackBerry 6 OS. Ikon menu kini dikumpulkan berdasarkan kategori, yaitu All, Favorite, Media, Downloads, Frequent. Onyx 2 menyediakan port MicroUSB sebagai jalan masuk kabel data dan charger. Saat mengoneksikan smartphone ini ke PC via kabel data, muncul pilihan : USB Drive, Sync Media, Charge Only. Juga disematkan lubang Jack audio 3,5 mm untuk menancapkan headset.


Review Ponsel BlackBerry Storm 2 9520

Desain Blackberry Storm 2 9520


Tanpa keypad. Inilah identitas serial BlackBerry Storm 2, dimana pengoperasiannya full menggunakan layar sentuh. Dimensinya sama persis dengan pendahulunya, yakni 112,5 x 62,2 x 13,95 mm. Sedangkan untuk urusan bobot, Storm 2 lebih berat 5 gram yakni 160 gram. Tombol on/off berada di bagian atas. Dibagian kanannnya terdapat tombol pengatur volume dan juga tombol kamera. Slot untuk charger dan kabel data ada di sebelah kiri badan ponsel. Layarnya mengusung teknologi TFT 65 ribu warna dengan resolusi 480 x 360 pixels, tergolong lebar dan lapang untuk sebuah perangkat di kelasnya. Tampilan layar bisa di setting otomatis agar bisa aktif di moda vertikal dan horisontal.


Review Ponsel Blackberry 9800 Torch

Desain Blackberry 9800 Torch


Dalam keadaan tombol qwerty tersembunyi, ukuran tubuh Torch sebanding dengan Onyx. Desainnya juga agak mirip, dengan adanya list silver yang menghiasi sekeliling sisi pinggir. Sebagian besar bodi Torch berupa plastik glosy, kecuali sisi belakang (penutup baterai) yang berbahan karet berkontur garis horizontal. Torch dihiasi lubang Jack 3,5 mm headset, tombol volume dan tombol kamera di sisi kanan, serta port MicroUSB (untuk charger dan kabel data) di samping kiri. Di bawah layar disematkan tombol : Trackpad, Call, End Call, Back dan Option (tombol logo Blackberry).


Layar sentuh di Tocrh tidak lagi bersifat Surepress seperti di seri Storm. Melainkan berupa layar sentuh biasa. Tampilan menu terbagi menjadi 5 homescreen (All, Favorite, Media, Downloads, Frequent), yang bisa diganti dengan mengusap layar ke kanan/kiri. Selain layar sentuh, akses menu juga bisa dengan tombol Trackpad. Empat tombol yang ada di sebelah kanan dan kiri Trackpad, sekilas seperti berjenis touchpad, ternyata berupa tombol biasa yang harus ditekan. Untuk mengeluarkan tombol qwerty, cukup geser bagian layar ke atas. Tombol qwerty terasa empuk ditekan, posisinya dan ukurannya juga nyaman.


Review Ponsel BlackBerry 9105 Pearl 3G

Desain BlackBerry 9105 Pearl 3G


Sepintas melihat ponsel ini, tak ada beda dengan ponsel candybar lain. Bentuknya mungil, cukup tipis, dengan paduan warna hitam metalik Pemilihan bahan kombinasi antara plastik dan metal di cover belakang membuat ponsel ini terasa kesat saat digenggam. Lekukan seperti gelombang di keypad numerik menambah unik tampilan keseluruhan dari seri ini. RIM membekali seri ini dengan teknologi SureType yang memungkinkan pengguna merasakan menyentuh keypad dengan lebih nyaman. Ini terbukti ketika digunakan untuk berkirim pesan instan, hentakan tombol numerik terasa nyaman. Lewat navigasi optical trackpad, kita bisa makin leluasa menjelajah beragam menu dengan lebih mudah. Sensitivitas trackpad ini setara dengan seri BlackBerry lain seperti Onyx maupun Gemini.


Review Ponsel BlackBerry Curve 3G 9300

Desain BlackBerry Curve 3G 9300


Bisa dibilang persis Gemini jika dilihat sepintas, namun ada beberapa detil yang berbeda. Casing belakang (penutup baterai) tidak semulus saudaranya, melainkan agak bertutul halus. Seluruh tepi dilapisi cangkang logam (krom) bagai Javelin. Untul tombol pintas di putaran body ada pengatur volume, kamera, dan voice dialing, serta 3 tombol multimedia di bagian kepala bodi. Hanya tersedia 2 port, satu untuk mengisi ulang daya beterai dan satu lagi audio jack 3,5mm, yang keduanya berada di kanan bodi.


Perbedaan tiap model BlackBerry terutama terlihat pada susunan keypad qwerty-nya. Khusus pada jajaran Curve, tutsnya dibuat menyendiri, tidak berhimpitan layaknya di Bold. Hal ini tentu memudahkan pengguna mengetik. Meski ukuran mereka tergolong kecil, namun material dan strukturnya sangat membantu proses pemencetan dengan baik.


Sabtu, 03 September 2011

BlackBerry PlayBook - Review

Desain BlackBerry PlayBook


Tak ada perbedaan jauh antara ukuran BlackBerry PlayBook dan Samsung Galaxy Tab 7, yakni sama-sama mengusun layar 7 inchi. Penampang tablet sudah pasti didomininasi layar yang dilapisi material plastik glossy. Pada sisi back cover, material plastik menggunakan bahan plastik yang kesat, hal ini menjadikan PlayBook terkesan mantab saat dalam genggaman.


Pada sisi atas terdapat tombol on/off yang berdampingan dengan tombol play/pause dan volume. Memperlihatkan konsol besutan RIM (Research In Motion) ini amat peduli pada urusan hiburan (musik dan video). Lalu tepat disisi bawah terdapat port micro USB, sebaliknya pada sisi kiri dan kanan dibiarkan polos tanpa keberadaan instrumen. PlayBook secara keseluruhan memiliki dimensi 194x130x10 mm dan berat 425 gram.


Jenis layar sudah mengusung teknologi akselerometer. Salah satu yang unik, di PlayBook tidak terdapat tombol ‘back,’ untuk menutup fitur yang sedang berjalan, caranya dilakukan dengan mengusap bagian bawah layar ke atas, maka tampilan layar pada fitur akan mengecil, dan selanjutnya tinggal Anda sentuh ‘tombol’ close.


Review Ponsel BlackBerry Bold Touch 9900

Desain BlackBerry Bold Touch 9900


Lini terbaru dari BlackBerry seri Bold adalah Bold Touch 9900. Dari depan, desainnya tidak jauh berbeda dari pendahulunya. Berukuran 115 x 66 x 10,5 mm, handphone lebih tipis dibanding smartphone BlackBerry lain. Yang paling mencolok adalah bagian belakangnya yang sangat beda dibanding model-model Bold terdahulu. Sayangnya, desain Bold Touch 9900 terasa lebih ‘kaku’ saat ada di genggaman, maupun ketika di kantung celana. Dihiasi bermacam hiasan, seperti port microUSB untuk masukkan kabel data dan charger, yang ada di bagian kiri bodi bersebelahan dengan port jack audio 3,5 mm. Lalu ada tombol key dan screen lock di sisi atas. Di samping kanan disematkan tombol pengatur volume. Ia menggunakan layar sentuh capacitive, track pad dan keypad qwerty sebagai metode navigasi dan input. Dan ketiganya bekerja dengan sangat sempurna.